Jenis Aliran Musik EDM

Jenis Aliran Musik EDM

03/15/2018 Blogging 0
Jenis Aliran Musik EDM

Jenis Aliran Musik EDM. Musik menjad salah satu hal yang dpaat menghibur kita ditengah sedih, bosan atau mencairkan suasana  yang canggung.

Musik sering kali menjadi hal yang wajib ada pada setiap perayaan, pesta dan lain sebagainya. Karena memang musik biasanya menjadi penggembira yng cukup ampuh. Apabila juga pemilihan genrenya yang pas dengan lokasi musik tersebut dimainkan. Ada banyak macam genre musik yang sudah berkembang saat ini seperti POP, klasik, jazz, rock dan masih banyak lagi. Salah satu genre yang tak banyak orang tahu tapi sangat mengenal musiknya adalah genre EDM yang merupakan singkatan dari Electronic dance music. Dimana musik ini menjadi salah satu genre musik yang mengiringi kegiatan festival atau musik yang biasa dimainkan di klub malam yang diciptakan, diplay, dimodifikasi, dikendalikan oleh DJ atau disk jockey yang sedang bertugas di depan peralatan DJ yang ada di klub malam tersebut.

EDM sangat populer dikalangan anak muda dan memang genre ini sebenarnya sudah berkembang sejak lama. Namun, memang di Indonesia sendiri, aliran musik ini kurang dikembangkan karena memang kebiasaan dari aliran ini digunakan untuk klub malam yang jauh dari adat ketimuran. Musik EDM sendiri memiliki khas kebarat-baratan yang cukup kental dengan membawa ciri khas budaya rave. Apa itu rave? Rave sendiri merupakan kegiatan perayaan atau pesta yang dilakukan selama semalam suntuk dengan iringan musik yang cepat dan dihias dengan pertunjukan lampu. Klub malam yang ada di Indonesia merupakan adopsi dari budaya rave ini. Namun, EDM tak selalu mengarah pada hal-hal negatif. Karena sekarang ini telah banyak festival musik EDM yang digelar dalam rangka menghilangkan citra narkoba dari genre musik ini. Musik EDM biasa dimainkan oleh DJ yang mana DJ tak hanya bekerja dic klub malam saja.

Aliran Musik EDM

Sekarang ini ada banyak acara di televisi atau acara-acara musik offline lainnya yang juga menggunakan musik EDM yang dibawakan oleh DJ yang disewa. Dan juga subgenre dari EDM ini sebenarnya juga macam-macam, sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan musik anda berdasarkan acara yang diselenggarakan. Berikut adalah beberapa subgenre dari EDM:

  • Dubstep  merupakan pengembangan dari EDM yang dimodifikasi dengan menggabungkan beberapa tone seperti heavy bass, keyboard, synthesizer, hard-hitting drum tracks, turntables serta penyisipan vokal yang tidak terlalu dominan sebagai pemanis musik
  • Disco  aliran ini lahir pada tahun 1970 yang mana pada tahun ini tengah populer mengenai dansa. Karena memang aliran musik ini dimainkan DJ melalui piringan hitam dalam sebuah acara dansa. Biasanya acara yang menggunakan aliran musik ini diadakan disbeuah gedung yang memiliki lantai dansa sehingga pada saat musik diputar maka semua orang bisa berdansa dengan diiringi musik tersebut.
  • Techno  musik ini merupakan musik yang dihasilkan berdasarkan perpaduan dari beberaoa musik seperti musik Afrika Amerika termasuk Chicago house, electro, funk dan electric jazz. Dimana musik ini juga dipengaruhi tema atau paham futuristik dan fiksi.
  • Drum and Bass  sesuai dengan namanya, aliran ini banyak memfungsikan drum dan bass dalam produksinya. Sehingga biasanya aliran ini memiliki tempo yang cukup cepat dan ketukan yang cukup jelas.

Itu tadi adalah beberapa subgenre dari EDM yang sebenarnya masih ada banyak lagi subgenre EDM yang telah berkembang sampai saat ini. Karena memang EDM ini merambah ke kalangan anak muda, sehingga bisa berkembang pesat dengan kekreatifan kalangan muda dalam mengkombinasikan, memadukan dan menyatukan berbagai ritme menjadi subgenre yang banyak diminati oleh banyak orang.